BEKASI-ku bukan BEKASI-ku 5 Th lalu
BEKASI bersih memang tanggung jawab warga BEKASI dan PEMKOT Bekasi, dan dalam rangka ULANG TAHUN KOTA BEKASI Ke-13 ini partisipasi blogger turut andil didalamnya. Inilah yang ingin ditekankan komunitas blogger bekasi yang diwujudkan dalam acara “Amprokan Blogger“ (menembus tapal batas). Dalam event ini diadakan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, dan pusat pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir [TPA] atau juga disebut Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BANTAR GEBANG dan SUMUR BATU di BEKASI, berkunjung ke sentra pembuatan boneka di daerah Bekasi, joget bersama Iyet Bustami, Talkshow bersama bloger artis Jane Shalimar, live blogging contest, acara Sarasehan, dan berbincang lebih dekat dengan Bapak Mochtar Muhammad selaku Walikota Bekasi di Rumah dinas Walikota.
Lewat event ini pula komunitas blogger Bekasi ingin mematahkan paradigma yang berkembang selama ini bahwa sampah adalah sumber masalah terutama di kota-kota besar seperti JAKARTA. Namun kini, sumber masalah itu justru menjadi lahan perekonomian baru bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya. Lewat kerjasama Pemkot Bekasi dalam hal ini Walikota Bekasi Bp. Mochtar muhammad dengan PT.GIKOKO selaku investor, yang kemudian sampah tersebut diolah dengan cara memusnahkan gas methan yang terkandung dalam sampah dengan menggunakan berbagai sistem atau cara. Misal, yang dulu memakai sistem terbuka kini menggunakan sistem terkontrol dengan teknik penutupan atau yang disebut “Entombment Cell”, dan berbagai sistem lain yang dapat mengubah gas yang merugikan tersebut menjadi tenaga pembangkit listrik, yang nantinya akan memenuhi pasokan listrik untuk wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya.

ultah bekasi ke 13
Pemerintah Kota Bekasi di ULANG TAHUN yang ke 13 ini, lewat slogan “BEKASI YANG LEBIH HIJAU, CERDAS, dan IHSAN”(Indah,Hijau,Sejuk,Aman dan Nyaman) benar-benar mematahkan pandanganku selama ini. Kota Bekasi yang 5 tahun lalu pernah menjadi tempatku mencoba bertahan hidup di perantauan kota besar.
Meski hanya beberapa bulan di Bekasi, aku pernah punya mimpi-mimpi indah layaknya lulusan-lulusan dari SMK-SMK di seluruh indonesia, yaitu merantau, bekerja di perusahaan Otomotif terkenal, mengumpulkan uang dan pulang kampung dengan hasil jerih payah di kota besar terutama ibukota. Waktu itu sekitar tahun 2005 Aku dan beberapa teman yang lolos test mencari pekerjaan di Solo yang nantinya akan di tempatkan bekerja di sebuah perusahaan Otomotif di kawasan Industri di JABABEKA. Masih ingat dengan jelas bagaimana perjuangan kami dalam usaha mencari penghasilan sendiri dan untuk keluarga di kampung. Hampir kami tidak pernah melihat matahari terbit, maupun terbenam karena kami berangkat kerja sebelum subuh, untuk menghindari macet dan pulang setelah magrib. Begitulah waktu yang terus kami jalani selama beberapa bulan di Kota Bekasi ini, tanpa punya Saudara maupun keluarga di sini, semua serasa sepi. bahkan facebook belum booming seperti sekarang ini.
Aku pernah melihat dan merasakan kerasnya kota besar. Menyaksikan tukang ojek yang harus mempertaruhkan keselamatan dirinya dengan menempel angkutan umum agar dapat penumpang, atau mereka adu mulut hingga berkelahi hanya demi uang Rp. 4000,- . Pernah juga kami ribut dan berkelahi dengan preman hanya karena sepatu kami yang kotor karena hujan menginjak keramik putih di sebuah Pos Polisi yang mungkin biasa digunakan preman-preman itu nongkrong saat sore, hingga beberapa teman kami kena pukul preman setempat. Belum lagi masalah sampah yang menimbulkan bau di sekitar tempat kost kami. Namun kini,… Bekasi yang kukenal 5 tahun lalu, kota industri yang kotor, rawan kejahatan, dan kemacetan ini telah menjadi kota yang sama sekali berbeda. Bekasi telah berubah menjadi daerah industri yang tertata, bersih, dan tetap ramah lingkungan jauh dari yang namanya polusi. Aku pun tak menyangka akan datang dan bertemu kembali ke kota ini.
Sungguh,… BEKASI-ku “itu“ kini telah berubah.
Salut untuk Bapak Walikota atas kerja keras dan kerjasamanya, salut untuk panitia dan salut untuk Kota Bekasi.
Selamat ULANG TAHUN KOTA BEKASI yang ke 13, Semoga menjadi contoh bagi kota-kota lain dengan slogan hijaunya.

pertamax gan….
wah baca artikel agan jadi pengen2 nich maen ke bekasi……:D
bagus neh mas jadi inget di bekasi juga : )
Hohoho…. nice posting. Tulisannya bagus gan!. Bdw, linkmu juga tak parkir d blogroll awa
@giat olahraga: maen ajah gan..!
@desain undgn: pernah kesana juga yha…!
@tamrin: thanks bro… gmn kabar na?
JOs.. Top Markotop.
Jadi kepengen lagi Ngikutin prosesi Acaranya.
Terimaksih sudah mampir Mas, senang sekali dikunjungi para senior saya…tapi kok mukanya ditutup? aku jadi gak bisa ingat, Mas Ion ini yang mana ya waktu acara kemarin…
Salam Kenal
Ray
senior….?? wah salah nie mas nya..
saya boutjah baru ranah blogging.
sy jstru salut ma tulisan mas..
sy dari solo, tmn mas deny. mas tmen’e daffy.?
makasih kedatangannya ya… waw.. udah bikin postingan sehebat ini pula… hebaaaattt….
wah para senior emang pinter “menyindir” hagagga
terimakasih kedatanganya di blog murah saya ini..