Skip to content

“VALENTINE’s DAY….”

January 19, 2010

VALENTINE, Siapa yang tak mengenal hari Valentine atau hari kasih sayang…??  Semua orang di berbagai penjuru belahan dunia menyambut gembira datangnya perayaan ini, masyarakat Indonesia pun tak luput dari semua itu,meski mereka tidak tahu pasti kenapa mereka ikut merayakannya apalagi anak remaja usia sekolah SLTP atau SLTA. Mereka adalah “kaum” yang sangat mengagungkan perayaan tanggal 14 februari. Apalagi kalo sudah berhubungan ma bagi-bagi cokelat…? ehm…pasti tidak mau ketinggalan..!

Pernahkah terbayang ada berapa banyak orang yang mengalami patah hati karena ungkapan perasaan cintanya ditolak pada hari Valentine ? Valentine’s Day juga terkadang membuat pria dan wanita yang belum memiliki pasangan merasa aneh, cacat, depresi karena merasa tidak terlibat dalam perayaan sedunia itu.

Itu sebabnya menjelang hari Valentine, banyak yang terpikir menyatakan perasaan, atau menembak calon kekasih. Sayang sekali, ide itu justru membuka resiko depresi lebih parah karena penolakan yang Anda terima di hari itu berarti akan dirayakan oleh ratusan juta manusia setiap tahunnya. Mungkin tak akan ada habisnya jika membahas Valentine.

Sejarah menyebutkan beberapa versi “Hari Valentine atau yang kita kenal sebagai hari kasih sayang.  Valentine memang telah merebak sejak berabad-abad silam. Jika menyebutkan sejarahdan kisah hari valentine mungkin memang tak lepas dari sebuah nama “Santo Valentinus”(Saint Valentine); Seorang  pria roma yang menolak meninggalkan agama kristen yang diyakininya. Meninggal pada tanggal 14 februari 269M bertepatan dengan hari yg dipilih sebagai hari “undian cinta”, pada masa kerajaan Romawi. Dalam sejarah/legenda ini menyebutkan pula santo valentinus meninggalkan surat kepada seorang putri seorang narapidana yang juga sahabatnya, dimana dalam surat itu tertulis “Dari Valentine mu”.

Kisah lain menyebutkan bahwa Saint Valentinus (Saint Valentine) adalah seorang pendeta yang mengabdikan diri kepada tuhan. dimasa kekaisaran Claudius II(Roma) sang kaisar mengeluarkan ide gila larangan dan pembatalan pertunangan, karena di masa  itu kaisar berusaha membentuk armada perang karena saat itu Romawi yg  sedang terlibat perang. Kaisar tentu saja percaya bahwa para pemuda yang jatuh cinta ataupun bertunangan akan enggan masuk militer karena ingin tetap bersama keluarga dan kekasihnya. Sebagai Pendeta,Saint Valentinus menentang larangan kaisar tersebut. Sampai akhirnya Kaisar menyuruh pengawall untuk menyeret, memenjarakan dan memenggal kepala Saint Valentinus yang ketahuan memberkati dan menikahkan pasangan yang jatuh cinta.  Meski dalam Ensyklopedi katholik menyebutkan nama Valentinus merujuk setidaknya 3 martir/santo(orang suci) yang berbeda.

Sejarah juga menyebutkan bahwa sebelumnya tanggal 14 atau pertengahan Februari di jaman kerajaan Romawi, adalah hari untuk menghormati “juno” atau dewa-dewi Romawi, yang mana masyarakat Romawi menyebutnya dewi pernikahan. dan pada tanggal 15 dirayakan sebagai “FEAST OF LUPERCALIA” atau “hari Luperca”. ada pula yang menyebutkan bahwa penetapan hari Valentine tanggal 14 adalah untuk menyaingi dan mengganti upacara luperca dan memakai nama Saint Valentine.

Mungkin Pesan terakhir Dari Valentinmu” di tanggal 14 Februari, untuk sang gadis yang selalu mendukung Saint Valentine Sewaktu dipernjara, yang merupakan hari dipenggalnya Saint Valentine ditambah pernyataan dari para pastur dan pendeta gelasius itulah yang menjadi inspirator  dan merubah segalanya, sehingga tanggal 14 Februari menjadi hari kasih sayang.

dan di Amerika sekitar tahun 1800, mulailah berkembang pembuatan kartu ucapan Valentine skala besar. dan perayaaan hari Valentine semakin ramai karena dirayakan secara besar-besaran.

sejak itu pula mulai berkembang bermacam tradisi perayaan valentine di berbagai penjuru dunia, seperti:

  • Di jaman Romawi, ada festival dimana para gadis memasukan kertas berisi nama di dalam botol yang nantinya akan dipilih oleh seorang pria untuk melihat siapa yang akan menjadi pasanganya dalam festival tersebut.
  • Di Inggris, dimana pada hari itu anak-anak didandani layaknya orang dewasa dan keliling rumah ke rumah sambil bernyanyi.
  • Lain lagi tradisi di Wales, dimana para Pria menghadiahkan sendok kayu berukir hati/kunci kepada para gadis.
  • Jepang Tak ketinggalan dengan tradisi Gadis memberi Cokelat kepada pria, yang dinamakan tradisi “Giri-Choko”. dan ini bersifat wajib. namun tetap ada balasan dari pria yaitu pada tanggal 14 bulan berikutnya, sebagai tambahan acara valentine ini.

dan masih banyak lagi tradisi yang laen, yang juga berkembang di indonesia.

Seperti yang kita tahu Dalam islam jelas tidak diajarkan untuk itu. Apapun itu semua kembali kepada pribadi masing-masing untuk merayakan ataupun tidak hari kasih sayang(Valentine) tersebut.

Yang jelas kapanpun anda bisa  menunjukan kasih sayang anda terhadap pasangan anda, tentunya dengan cara yang sewajarnya.

Setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk menunjukan rasa sayang kepada pasangan.

make your choice…!! keep love and respect to each other…!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: