Skip to content

LUWAK jadi Sekretaris…

February 3, 2010

Administrasi Perkantoran atau yang umum disebut Jurusan Sekretaris, dimana Laboratorium komputer  administrasi perkantoran [Lab AP] adalah tempat kerjaku sehari-hari di SMKN 1 KRA, tempat yang nyaman dengan ruangan yang bisa bikin “Brrrrr…” (kedinginan) dengan AC nya yang powerfull.

Perusuh Lab AP

Namun ada yang aneh di lab administrasi perkantoran beberapa hari ini.

Di suatu pagi, saat buka pintu ruangan ini [Lab. AP], Saya dan salah seorang guru pengampu yang pada hari itu hendak mengajar di ruangan dikejutkan dengan beberapa pemandangan kurang sedap. Mata kami tertuju pada lantai yang penuh pecahan eternit(asbes), kemudian mengalihkan pandangan ke beberapa sudut ruangan dan mendapati kotoran hewan, dan beberapa alat yang berserakan, tirai penutup jendela pun tampak semrawut alias acak-acakan. Guru tersebut sempat berang kepada siswa-siswa di kelas itu, namun tak satupun yang mengaku telah menyebabkan semua yang terjadi di ruangan itu.

Di suatu pagi di hari yang laen, kami dikejutkan dengan kejadian yang sama namun belum ketahuan siapa pelakunya. Hari ketiga petugas lab [saya] membuka lab di pagi hari dan dikejutkan dengan kejadian yang sama. Akhirnya diputuskan untuk merapikan seluruh ruangan dan menyelidiki penyebab sebenarnya, setelah susah payah,……

Ditemukan Binatang langka di almari arsip, yang ketakutan terjepit di antara box arsip warna hitam.  Mungkin ingin jadi sekretaris juga luwak ini. Niat awal hendak saya tangkap dengan tangan kosong karena yakin bahwa itu kucing setelah terlihat telinga dan ekornya. Namun setelah begitu dekat dan niat telah bulat hendak menangkap, nampaklah seluruh muka binatang ini, saya ambil kuda-kuda langkah menghindar karena binatang itu bukan kucing seperti yang saya kira sebelumnya.

Dengan naluri bertahanyya “dia”(hewan-red) mengeluarkan suara eramannya yang bikin ciut nyali. akhirnya saya putuskan untuk mengeroyoknya dengan beberapa teman guru, teknisi dan beberapa tukang bangunan yang kebetuan sedang memasang keramik di dekat lab. Dengan sigap dan ber-alaskan kain warna pink , salah seorang guru muda menangkap dan menggenggamnya erat hingga tampak manis di peluknya.

Beberapa guru menyebut binatang langka itu dengan nama “LUWAK KEMBANG / LUWAK MADU” atau sering disebut MUSANG JAWA, yang konon mengeluarkan bau harum disaat kencing. wah..wah…manusia ajah kalah sama luwak [urusan kencing]. Kami juga kurang begitu tahu karena berbeda bangsa. Ada isu yang berkembang dari peristiwa itu, ada yang bilang itu luwak jadi-jadian, ada yang mau bikin obat, dll.  Dan sekarang binatang langka, lucu, nakal, sekaligus buas ini dipelihara oleh seorang guru, setelah menginap di kandangseadanya.  Memang bernasib baik binatang itu. Setelah bermanja-manja beberapa hari di ruang ber-AC sekarang dipelihara oleh guru baik hati meski bukan guru PNS. Namun apapun itu yang jelas tempat kerjaku takkan berantakan lagi tiap aku buka pintu ruang ber-AC itu.

” Terimakasih buat bapak guru, teman teknisi, bapak tukang beserta kawan, adik-adik siswi smkn1 karanganyar yang cantik-cantik, yang telah memberikan dorongan moral kepada kami dalam upaya penangkapan binatang langka tersebut, dan seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu. Semoga Tuhan Menerima amal kalian semua. AMIN”

[ Heheheh…lebay dikit boleh lah…].

3 Comments leave one →
  1. February 9, 2010 6:23 am

    Wah,luwake ra gelem kalah karo admine,pengin cedhak karo sg bening-bening..xixixi…

  2. February 11, 2010 4:47 am

    mungkin bisa diusulkan, teknisi perlu dibekali dengan teknik menangkap luwak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: